Maia Sakit (lagi)

img_51841
Tumbuh kembang bayi memang berbeda antara bayi yang satu dengan bayi yang lain. Dari pantauanku di lingkungan sekitar, maia termasuk bayi yang jarak sakit. Sejak dia lahir, ini adalah kali ke dua dia sakit (sakit pertama tanggal 23 Agustus 2008 maia panas kena radang tenggorokan) yang harus dibawa ke dokter.
Ak memang termasuk orang yang tidak gampang panik ketika maia sedikit tidak sehat dan lebih suka cara alami yang ak gunakan untuk mengatasi atau meredakan keluhan maia (tentunya selama penyakitnya gak bahaya). Kemarin ak sempat posting tentang diare dan disentri, karena ternyata maia kena desentri he..he…(mungkin pada berfikir siapa nech yang jorok di rumah sampai ada yang kena desentri) . Setelah ak pikir2 gejala awal maia sakit sebetulnya sabtu dini hari ( jam 2 maia BAB), padahal biasanya dia selalu BAB 5 – 15 menit setelah dia bangun tidur (maia bangun antara jam 4.15-5.30). Jam 00.15 hari senin maia BAB, trus jam 2.30 dan sampai jam 8.00 maia BAB 6 kali. Cuma karena anaknya ga rewel dan masih tetep ceria, ak masih melenggang kerja. Seperti biasa jam istirahat ak pulang untuk kasih ASI & ketika kutanya pengasuh maia dia bilang maia cm BAB 1 kali dan udah bagus, pastinya ak lega…. ah berarti gak harus dibawa ke dokter. Nach pas ak pulang ak langsunhg nanya lg ke pengasuh anakku, & you know????? maia dah 3 kali BAB Ck..Ck..Ckk ak langsung parno, ini gak bisa dibiarin…..Tapi hari ini hujann guedeee banget sebagian tempat bahkan sudah “menikmati” banjir. Tapi demi anak yang udah mulai kelihatan luemesss habis sholat maghrib ak buru2 bawa maia ke dokter dan ad yang bikin ak senyum sendiri disini….”Bu sementara maia jangan dikasih buah jeruk dula ya…..” Kekekekekekek… lagi lagi ak bikin kesalahan ketika maia sakit.
Sebagai remainder ak tulis aj dech 2 kesalahanku ketika maia sakit
1. Ketika maia sakit yang pertama, udah tahu smalaman maia panas demam, paginya dia ak bawa kondangan ke Bogor tentunya makin menjadi aj demamnya.
2. Yup…. siangnya maia ak kasih jeruk he..he..he.. Udah tahu anak diare di kasih buah yang asam ya… jadilah diarenya makin menjadi.
Halah!!!!! ini bener2 bikin malu ak nech…
Tapi bukankah kita belajar dari pengalaman? he..he..he
Cepet sembuh ya… nak……..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: