Bubur Susu, Bubur Saring, Nasi Tim


Bagi ibu yang punya bayi yang dah pakai MPASI pasti lagi hobby2nya searching resep yang paling praktis, paling sehat, paling bergizi buat si kecil.
Sebelum mempraktekan semua resep2 yang ada berikut ini ak tuliskan perbedaan antara bubur susu, bubur sari dan nasi tim serta kapan ketiga jenis makanan tersebut diberikan kepada anak kita.

1. Bubur Susu
biasanya konsistensinya lebih cair dan lebih tepat diberikan untuk bayi baru mulai mengenal MP-ASI yaitu sekitar umur 6-8 bulan. Bahan dasarnya biasanya terdiri dari tepung susu, tepung beras/maizena, kuning telur dan kadang-kadang ditambah margarine atau minyak sayur.

2. Bubur saring
Pada Prinsipnya bubur saring ini adalah bubur yang konsistensinya lebih padat dibandingkan dengan bubur susu, teksturnya halus (biasanya disaring atau diblender hingga halus) dan ragam bahan makanan yang diolah lebih bervariasi karena sudah dimasukkan beberapa sayur dan lauk. Bahan dasarnya biasanya terdiri dari beras atau tepung beras, sayuran cincang (biasanya yang digunakan wortel dan daun bayam), lauk hewani cincang dan kadang-kadang ditambah dengan lauk nabati yang berasal dari kacang-kacangan seperti tahu, tempe, kacang hijau dan kacang merah. Bubur saring ini mirip dengan bubur preda tapi yang dihaluskan. Bubur saring ini tepatnya diberikan ke bayi pada umur 7-10 bulan.

3. Nasi Tim
Hampir mirip dengan nasi biasa tapi konsistensinya lebih lembek (antara bubur kasar dan nasi) dan teksturnya lebih kasar dari bubur kasar. Pembuatan Nasi Tim untuk bayi, biasanya pada saat diolah antara beras dan lauknya yang sudah dipotong kecil-kecil di masak/di tim bersamaan. Bahan dasar pembuatannya pada prinsipnya sama dengan bahan untuk bubur saring. Nasi tim ini cocok diberikan untuk bayi pada umur 9-12 bulan atau sampai dia siap untuk mencoba makanan nasi untuk orang dewasa.
Terlepas dari usia2 yang yang ak tuli tersebut, pemberian makanan pendamping ASI ini harus bertahap, dan harus diperhatikan benar pengaruh dari makanan yang di berikan.
Ad kalanya tingkat keenceran tekstur bubur juga berpengaruh pada BAB si kecil. Jadi selain diperhatikan sisi variasi, rasa, penampilan dan nilai gizi juga harus diperhatikan efek samping dari makan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: